Di tengah hiruk pikuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Yayasan Rodatussalam, Desa Songgom Jaya, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten, pada Kamis (9/7/2026) lalu, hadir seorang sosok penting yang membawa pesan krusial bagi masa depan para siswa baru. Sertu Ujang Supiyandi, Babinsa Desa Songgom Jaya dari Koramil 0602-19/Cikande, tak sekadar hadir, namun ia datang membawa bekal berharga: pemahaman mendalam tentang bahaya narkoba.
Kegiatan ini menjadi jembatan penting untuk menanamkan kesadaran sejak dini kepada para pelajar yang baru saja menginjakkan kaki di gerbang pendidikan. Saya membayangkan betapa pentingnya momen ini, di mana para siswa masih dalam tahap pencarian jati diri, dan paparan informasi yang benar adalah kunci utama untuk membentuk karakter yang kuat, disiplin, dan berintegritas, jauh dari jerat penyalahgunaan barang haram.
Sertu Ujang Supiyandi dengan lugas memaparkan berbagai jenis narkoba, konsekuensi hukum yang mengintai para pelaku, serta urgensi membangun lingkar pergaulan yang sehat dan positif. Ia tak hanya memberikan informasi, namun juga menginspirasi para siswa untuk memiliki keberanian dalam menolak segala bentuk ajakan yang berpotensi menjerumuskan mereka pada jurang narkoba. Pengalaman pribadi dalam melihat dampak buruk narkoba tentu menjadi motivasi tersendiri baginya untuk terus menyuarakan pesan pencegahan ini.
Antusiasme para siswa, guru, dan Kepala Sekolah Yayasan Rodatussalam, H. Yadi, S.Pd., menjadi saksi bisu betapa pentingnya edukasi semacam ini. Ini adalah wujud nyata sinergi antara TNI dan dunia pendidikan, sebuah kolaborasi yang sangat saya apresiasi untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, namun juga sehat jiwa raga dan berkarakter mulia.

Updates.