SERANG — Sebagai langkah antisipatif terhadap potensi dampak kesehatan akibat penyebaran debu vulkanik pascaerupsi Gunung Krakatau, jajaran Koramil 0602-21/Kopo-Jawilan membagikan masker kepada masyarakat pengguna jalan pada Selasa (8/9/2026).
Kegiatan tersebut dipusatkan di depan Kantor Koramil 0602-21/Kopo-Jawilan. Masker dibagikan secara langsung kepada masyarakat yang melintas sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya pencegahan terhadap gangguan kesehatan akibat paparan debu vulkanik.
Batituud Koramil 0602-21/Kopo, Peltu Usep Saeful Ulum, bersama jajaran personel Koramil turut terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Masyarakat pengguna jalan, khususnya mereka yang beraktivitas di luar ruangan, menjadi sasaran utama pembagian masker.
Peltu Usep Saeful Ulum menyampaikan bahwa penggunaan masker merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi risiko terhirupnya partikel debu yang berpotensi mengganggu kesehatan pernapasan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama apabila kondisi udara terdampak debu vulkanik, ” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian aparat kewilayahan dalam memberikan perlindungan dan edukasi kepada masyarakat di tengah potensi dampak erupsi gunung api.
Danramil 0602-21/Kopo-Jawilan, Mayor Inf Ade Hermansyah, menegaskan pentingnya sinergi dan kesiapsiagaan antara aparat dan masyarakat dalam menghadapi setiap potensi dampak bencana.
Selain membagikan masker, personel Koramil mengingatkan masyarakat untuk memantau informasi resmi dari instansi berwenang serta segera mengambil langkah perlindungan apabila terjadi penurunan kualitas udara akibat debu vulkanik.
Melalui kegiatan tersebut, Koramil 0602-21/Kopo-Jawilan berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan selama kondisi erupsi.
Koramil Kopo-Jawilan berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dan bergerak cepat dalam mencegah serta meminimalkan dampak kesehatan akibat paparan debu vulkanik.

agus joko joko